Komunitas Arduino Joglosemar merupakan afiliasi Komunitas Arduino Indonesia, sebagai wadah berbagi dan unjuk gigi bagi insan kreatif pecinta mikrokontroller Arduino/Genuino di sekitar Yogyakarta, Solo dan Semarang. Fokus utama pergerakan komunitas non-profit ini adalah edukasi dan teknologi berbasis mikrokontroller Arduino/Genuino. Keanggotaannya bersifat terbuka untuk umum dan tidak mengikat, jadi siapapun dapat bergabung dan bekerjasama dengan komunitas secara gratis.

Google Rilis Kit Edukasi Project Bloks


Seperti halnya Arduino, Scratch, AppInventor dan Raspberry Pi yang menjadikan pemrograman lebih merakyat bagi kalangan masyarakat umum, Google pun tak mau tinggal diam. Menggandeng IDEO dan Paulo Blikstein dari Universitas Standford, Google baru-baru ini merilis sebuah kit edukasi yang memungkinkan anak-anak merancang sistem elektronik dan mekanik dengan lebih mudah. Kit yang diberi nama Project Bloks ini dirilis pada ajang konferensi teknologi pendidikan ISTE - International Society for Technology in Education di Denver, yang berlangsung 26-29 Juni 2016.

Pihak Google menyatakan bahwa platform Project Bloks terinspirasi dari produk LEGO Mindstorm, TORTOS dan littlebits, yang mampu menghadirkan pengalaman pemrograman melalui perangkat keras. Rancangan Project Bloks berbasis Raspberry Pi Zero SBC (Linux) yang terdiri atas tiga komponen utama: Brain Board, Base Board dan Puck.

Brain Board

Sesuai namanya, Brain Board pada Project Bloks merupakan komponen intinya, sebagai otak pusat pemrograman. Brain Board berbasis Raspberry Pi Zero 700MHz ARM11 CPU yang dilengkapi pula dengan WiFi, bluetooth dan built-in speaker. Bagian inilah yang akan menyuplai power dan mengirim data/perintah ke bagian Project Bloks lainnya, yaitu Base Board dan Puck.

Base Board


Brain Board dapat berkomunikasi via WiFi atau bluetooth ke beragam perangkat, namun pada dasarnya Brain Board dirancang untuk terkoneksi secara fisik dengan Base Board. Tiap Base Board dilengkapi dengan motor dan LED yang dapat diprogram dengan menyusunnya secara vertikal atau horizontal dengan Brain Board.

Puck

Komponen ketiga Project Bloks yaitu Puck, komponen yang dapat diprogram dengan beragam perintah seperti "nyalakan", "matikan" atau "putar ke kiri". Puck dapat mewakili sakelar, tombol, fader atau potensiometer. Puck dapat berkomunikasi dengan Base Board melalui capacitive sensor. Kit edukasi Project Bloks diharapkan mampu memudahkan anak-anak membuat proyek inovatifnya sendiri, sekaligus merangsang kreativitas sejak dini.



Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »